Monday, July 7, 2008

REJAB - BULAN PENGAMPUNAN...

Sama samalah kita ingat mengingati amalan amalan mulia yang penuh berkat ini………


BULAN REJAB

Pada 4 Julai 2008 (Jumaat) kita memasuki bulan Rejab. Bulan Rejab adalah bulan Allah swt. Let's overview ada apa di sebalik bulan Rejab itu.
Diriwayatkan bahwa Rasulullah saw telah bersabda, "Ketahuilah bahwa bln Rejab itu adalah bulan ALLAH swt, maka:"

1. Barang siapa yang berpuasa 1 hari dalam bulan ini dengan ikhlas, maka pasti ia mendapat keredhaan yang besar dari ALLAH swt


2. Dan barang siapa berpuasa pada tanggal 27 Rejab 1429h/Isra Mi'raj (Rabu, 30 Julai 2008) akan mendapat pahala seperti 5 tahun berpuasa

3. Barang siapa yang berpuasa 2 hari di bulan Rejab akan mendapat kemuliaan di sisi ALLAH swt


4. Barang siapa yang berpuasa 3 hari yaitu pada tanggal 1, 2, dan 3 Rejab (4, 5, 6 Julai 2008) maka ALLAH swt akan memberikan pahala seperti 900 tahun berpuasa dan menyelamatkannya dari bahaya dunia dan seksa akhirat


5. Barang siapa berpuasa 5 hari dalam bulan ini, insyaallah permintaannya akan dimakbulkan Allah swt..InsyaAllah


6. Barang siapa berpuasa 7 hari dalam bulan ini, maka ditutupkan 7 pintu neraka Jahanam dan barang siapa berpuasa delapan hari maka akan dibukakan 8 pintu syurga


7. Barang siapa berpuasa 15 hari dalam bulan ini, maka ALLAH swt akan mengampuni dosa-dosanya yang telah lalu dan menggantikan kesemua kejahatannya dengan kebaikan, dan barang siapa yang menambah (hari-hari puasa) maka ALLAH swt akan menambahkan pahalanya."


Sabda Rasulullah saw lagi :"Pada malam Mi'raj, saya melihat sebuah sungai yang airnya lebih manis dari madu, lebih sejuk dari air batu dan lebih harum dari minyak wangi, lalu saya bertanya pada Jibril as "Wahai Jibril untuk siapakah sungai ini?"

Maka berkata Jibrilb as "Ya Muhammad sungai ini adalah untuk orang yang membaca selawat untuk engkau dibulan Rejab i ni."


Dalam sebuah riwayat Tsauban bercerita :"Ketika kami berjalan bersama-sama Rasulullah saw ke sebuah kubur, lalu Rasulullah saw berhenti dan beliau menangis dengan amat sedih, kemudian beliau berdoa kepada ALLAH swt. Lalu saya bertanya kepada beliau "Ya Rasulullah, mengapakah engkau menangis?" Lalu beliau bersabda "Wahai Tsauban, mereka itu sedang diseksa dalam kuburnya dan saya berdoa kepada ALLAH swt, lalu ALLAH swt meringankan atas mereka."


Sabda beliau lagi "Wahai Tsauban, kalaulah sekiranya mereka ini mahu berpuasa satu hari dan beribadah satu malam saja di bulan Rejab nescaya mereka tidak akan disiksa di dalam kubur." Tsauban bertanya "Ya Rasulullah, apakah hanya berpuasa satu hari dan beribadah satu malam dalam bulan Rejab sudah dapat mengelakkan dari seksa kubur?"


Sabda beliau "Wahai Tsauban, demi ALLAH Zat yang telah mengutus saya sebagai nabi, tiada seorang muslim lelaki dan perempuan yang berpuasa satu hari dan mengerjakan solat malam sekali dalam bulan Rejab dengan niat karena ALLAH swt, kecuali ALLAH swt mencatatkan baginya seperti berpuasa satu tahun dan mengerjakan solat malam satu tahun."


Marilah kita sama2 memanfaatkan bulan rejab....agar segala dosa2 kita yang lepas diampunkan .. AMIN AMIN AMIN YA RABBAL ALAMIN.....

Thursday, July 3, 2008

Ask Him





Gather your hands together
And send your prayers away
Whisper your utmost love to Allah
And ask Him what you may...
Fill Him in your heart
And your eyes and your ears
And your mind, your soul
and your tears...

Source By The Deen

Worship My Lord

Author: by Na'ima B. Robert

I wake before dawn.
No muadhin calls me,
No footsteps stir me,
Instead society spurns me,
Labels me and burns me.
But everyday,
I wake before dawn.

I wear my hijab.
No father threatens me,
No religious police warn me,
Instead society judges me
Mocks me and shuns me.
But everyday,
I wear my hijab.

I rear my children.
No family pressures me,
No work barriers limit me,
Instead society shames me,
Names me and blames me.
But everyday,
I rear my children.

I follow the Sunnah.
No culture defines me,
No history holds me,
Instead, society scolds me,
Re-makes and moulds me.
But every day,
I follow the Sunnah.

I strive for Paradise.
No teachers indoctrinate me,
No worldly hardships sedate me,
Instead society rejects me,
Tempts me and affects me.
But every day,
I strive for Paradise.

I worship my Lord.
No imam compels me,
No rules force my heart,
Instead, society fears me,
And dares not come near me.
But every day,
I worship my Lord.

Every day,
In every way,
Through hardship and strife
And the all-consuming,
O so fleeting,
Bitter sweetness of life,
I worship my Lord.



Specially dedicated to My Sayang......

Where do I start, there’s so much to say,
there’s simply no one like you!
I love you so much for the person you are,
and for all the things that you do.
We have some history, don’t we;
in fact, a book we could pen.
How did we get so lucky,
to be best friends and lovers, too?
It means so very much to me
to share this life with you.
Running at a minute’s notice,
putting your own needs on the shelf.
I admire you for your loyalty to the moms
in their time of need.
I know there’s never enough time there;
I wish it wasn’t that way.
But, life calls with all of its duties,
yet for me, one thing remains true:
It matters not where I am on this earth,
as long as I’m with you.
To look at you, no one would know
you’re just a big “Teddy Bear”.
To know you is to love you,
and I’m the lucky one.
‘Cause you’re there for me,
come rain or come shine,
when all is said and done!

~I LOVE YOU SAYANG ~





What's life?

Whatâ??s life?

We are living today
But we donâ??t know
We canâ??t see
What tomorrow is going to be?

Sometimes Iâ??m really happy
I wish I could have wings
And fly very high
To feel bless up to sky.

But sometimes Iâ??m so sad
I wish I could have wings
And fly very high
To be an angel there in the sky.

But how can I think it
â??Never come back from skyâ??
People wish to be happy
And not to die.

I pray every night
I pray for everyone
To have a better life
To have happiness and parents by their side.

I wish everyone could have freedom
To breath true love
Their conscience to be white
In the middle of the dark to have something that makes light.


by Donjeta Mejtani

Renungan kasih


Dalam hidup ini,
kadang-kadang tidak pernah diduga,
rentetan ceritanya tidak pernah dibaca,
kejadian-kejadiannya tidak pernah diminta,
kisah-kisah sedih sebelumnya tidak pernah dilupa,
kisah-kisah sedih yang akan tiba tidak pernah didoa,
apa yang datang kita pasrah,
apa yang telah hilang kita redha,
apa yang ada kita syukuri nikmat Allah,
apa yang akan berlaku kita serah pada Allah..
Hidup ini begitu unik,
dengan hati dan bisikan doanya,
dengan rasa dan hubungan kasihnya,
dengan aqal yang kita guna,
dengan hayat yang Allah berikan kepada kita,
dengan ruh yang setia dengan ketetapannya,
dengan doa tulus yang Allah makbulkannya,
dengan keajaiban yang Allah tunjukkannya,
mengapalah aku merintih kasih lagi,
sedang aku di dalam limpahan kasih...
Renunglah kasih sayang-Nya
dari jauh Allah dekatkannya,
dari tiada Allah adakannya,
dari putus Allah menghubungkannya,
dari kosong Allah memberikannya,
dalam erti kasih penuh makna,
usah kasih merintih ketiadaannya..
sedang dia telah bertakhta di hati dan di mata..
cukuplah kasih bersamamu zikirullah..
kaulah Allah selayaknya kasih cinta..
-kasih sayang-
...................................................